Hercules Buka Suara soal Dugaan Provokasi GRIB Jaya dan Ojol

Jakarta — Ketua DPP GRIB Jaya, H. Hercules de Marshall, merespons isu mengenai dugaan upaya provokasi yang membenturkan organisasi yang dipimpinnya dengan pengemudi ojek online atau ojol. Hercules menegaskan bahwa selama ini dirinya dan GRIB Jaya tidak memiliki persoalan dengan para pengemudi ojol.

Menurut Hercules, rumahnya selama ini bahkan kerap digunakan sebagai tempat berkumpul atau pangkalan oleh sejumlah pengemudi ojol. Hal serupa juga disebut terjadi di beberapa kantor GRIB Jaya.

“Aku beri kebebasan ke mereka karena mereka orang kecil kan,” ujar Hercules dalam pernyataannya yang dimuat melalui kanal YouTube GRIB Jaya.

Hercules mengaku meyakini para pengemudi ojol tidak memiliki alasan untuk melakukan tindakan yang mengarah kepada konflik dengan dirinya maupun GRIB Jaya. Karena itu, ia menduga terdapat pihak tertentu yang berupaya memanfaatkan situasi dan memprovokasi hubungan antara kedua pihak.

Ia secara khusus meminta pihak yang diduga melakukan provokasi untuk tidak memanfaatkan para pengemudi ojol demi kepentingan tertentu.

“Sorry ya, provokator, ini Hercules ya, kamu jangan memanfaatkan Ojol dan mengorbankan Ojol. Saya punya keyakinan Ojol pasti tahu lah siapa mereka yang akan hadapi,” katanya.

Hercules menilai upaya untuk membenturkan GRIB Jaya dengan pengemudi ojol tidak akan menghasilkan konflik seperti yang diharapkan oleh pihak-pihak tertentu. Ia juga menegaskan bahwa dirinya bukan bagian dari pemerintah sehingga tidak memiliki kepentingan yang berkaitan dengan aksi unjuk rasa maupun gerakan tertentu.

Menurutnya, pengemudi ojol yang datang ke rumahnya dengan maksud baik tetap akan diterima secara terbuka. Namun, Hercules menyampaikan peringatan keras terhadap pihak yang datang dengan niat untuk melakukan tindakan yang dianggap mengganggu keamanan.

“Kalau kamu datang dengan hati baik, saya terima dengan hati yang lembut. Tapi kalau kamu datang dengan setan iblis, saya kirim kamu ke neraka semua,” ujar Hercules.

Ia kemudian menambahkan bahwa dirinya siap bertanggung jawab apabila terdapat konsekuensi hukum atas tindakannya.

“Setelah itu aku bertanggung jawab secara hukum yang berlaku di Republik Indonesia,” tegasnya.

Hercules pun mengimbau agar para pengemudi ojol tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun informasi yang berpotensi memicu konflik. Ia menegaskan hubungan antara GRIB Jaya dan pengemudi ojol selama ini berjalan dengan baik.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *