Natalius Pigai Serukan Perdamaian, Tegaskan Hak Hidup Tak Boleh Dirampas

NalarNet.Com — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengajak masyarakat Indonesia menjaga perdamaian dan memperkuat hubungan antarsesama. Ia menekankan pentingnya sikap saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Natalius pada Rabu (23/9/2026). Ia meminta masyarakat menjaga persatuan dengan membangun hubungan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Natalius juga mengajak masyarakat memperkuat rasa persaudaraan serta menerapkan sikap tenggang rasa dan tepa selira. Menurutnya, sikap tersebut penting untuk menjaga kerukunan dan stabilitas kehidupan sosial.

“Mari kita menjaga hubungan antarpersonal, mari kita menjaga ukhuwah, mari kita menjaga persatuan, mari kita menghormati antara satu dengan yang lain,” ujar Natalius.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyelesaikan perbedaan melalui kekerasan. Menurut Natalius, perselisihan yang berkembang menjadi tindakan fisik dapat mengancam keselamatan dan kehidupan seseorang.

Natalius Tegaskan Hak Hidup Harus Dihormati

Dalam pesannya, Natalius mengecam tindakan kekerasan yang dapat menyebabkan seseorang kehilangan nyawa. Ia menegaskan bahwa manusia tidak memiliki hak untuk merampas kehidupan manusia lainnya.

“Tidak boleh berantem, tidak boleh saling pukul, tidak boleh saling bunuh, apalagi menghilangkan nyawa manusia,” tegasnya.

Natalius menyampaikan pandangan bahwa kehidupan manusia merupakan ciptaan Tuhan. Karena itu, menurut dia, tidak ada manusia yang diberi kewenangan untuk mencabut nyawa manusia lainnya.

“Manusia tidak didelegasikan untuk mencabut nyawa manusia,” lanjut Natalius.

Ajak Masyarakat Rawat Persatuan

Natalius kemudian mengajak masyarakat terus menjaga persatuan melalui toleransi dan sikap saling menghargai. Ia menilai hubungan antarmanusia perlu dirawat agar perbedaan tidak berkembang menjadi konflik.

“Mari kita tepa selira, tenggang rasa antarsesama manusia, agar supaya kita jaga perdamaian di bumi Republik Indonesia,” katanya.

Seruan tersebut disampaikan sebagai pesan kepada masyarakat agar mengedepankan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat. Natalius berharap masyarakat dapat menjaga keutuhan bangsa dengan menghormati hak dan kehidupan setiap orang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *